To what extent is Indonesia’s readiness to take over FIR airspace services from Singapore?



KOMPAS.TV – The management of FIR in the territory of the Republic of Indonesia by Singapore began in 1946. When the International Civil Aviation Organization (ICAO) stated that Indonesia had not been able to regulate air traffic in areas called Sector A, B, and C. just free from colonialism. Therefore, ICAO considered that at that time, Indonesia, which was pioneering aviation, was not yet ready in terms of infrastructure. Read also the Management of FIR in the NKRI Territory Has Been Owned by Singapore Since 1946, Is Indonesia Ready to Take Over? in https://www.kompas.tv/article/255915/pengelolaan-fir-wilayah-nkri-sudah-dimiliki-singapura-sejak-1946-apakah-indonesia-siap-ambil-alih

After Indonesia signed an extradition cooperation with the Singapore government, Tuesday (25/1), the policy regarding air space flight navigation services was in the spotlight. However, based on information from the Coordinating Ministry for Maritime Affairs and Investment (Kemenko Marves) RI, as well as information circulating from the Singapore media; Singapore still holds the airspace authority in the Riau Archipelago, which is as high as 0-37,000 feet. This was explained by Professor of International Law at the University of Indonesia, Hikmahanto Juwana. Hikmahanto explained, the air space at this altitude is actually a strategic area because it is the entry and exit route for international flights, to and from Changi Airport, Singapore, Batam, and its surroundings. Moreover, this delegation is owned by Singapore for 25 years and can be extended according to the agreement. Not forgetting, the DPR also spoke up; Member of Commission I of the DPR, Tubagus Hasanudin, said that evaluation of FIR should be carried out periodically. Monitoring is also mandatory, along with the improvement of aviation facilities and infrastructure. Airspace Service (FIR) is an area with certain dimensions; complete with flight information service (flight information service) and alert service (alerting service). More fully regarding the polemic of airspace control, Kompas TV has collaborated with Aviation Observer, Gerry Soejatman; Defense and Military Observer, Connie Rahakundini; and Member of Commission I DPR RI, Bobby Rizaldi. This article can be seen at: https://www.kompas.tv/article/255919/sejauh-mana-kesiapan-indonesia-ambil-alih-pelayanan-ruang-udara-fir-dari-singapura

source

49 thoughts on “To what extent is Indonesia’s readiness to take over FIR airspace services from Singapore?”

  1. Dialog kayak gini saya kok gak nyambung…. saya lebih suka baca berita daripada dialog kaya gini … gaya bahasanya tingkat tinggi bicaranya juga cepet cepet dan ora genah saya gak bisa fokus

    Reply
  2. Mudah aja nak paham FIR ini ada dua satu komersil dan satu lg militer…Di natuna itu FIR nya komersil di kelola sama singapore di bawah 35ribu kaki di bawah..Manakala FIR militer di kelola oleh indonesia 35ribu kaki ke atas…Gampang kan ??
    Dan soal wilayah FIR di negara masing2 di muka bumi ini bukan semua di kelola oleh negara sendiri tetapi ada yg di kelola FIR nya oleh negara lain yg ada advance teknologi dan aset…Contoh seperti pak bobby tadi bilang FIR nya pulau jawa bukan indonesia doang yg kelola di situ ada FIR nya thailand juga…Semua ini adalah atas kesepakatan masing2 negara…Semua udah ada hitam putih nya…Jika langgar perjanjian FIR antara negara ini bererti negara yg melanggar itu yg harus bertanggungjawab…udah paham semua anak2 ??

    Reply
  3. Kita ini negara besar masa di atur2 sama singapura yg tidak mempunyai wilayah dari Indonesia merdeka sampai sekarang kok di kuasai singapura…yg utama itu pertahanan Negara…semoga dii kuasai sepenuhnya tanpa ada batas ketinggian

    Reply
  4. Pertanyaannya, apakah UTANG INDONESIA TERHADAP SINGAPURA, SEHINGGA BISA DILAKUKAN TAWAR MENAWAR TERITORIAL KEDAULATAN….??!!. KOK KEDAULATAN BISA DI JUAL KAYAK GINIAN….PARAH !!!!!.

    Reply
  5. Berarti cuma Natuna aja yg di kuasai sepenuhnya oleh Indonesia, sedangksn Batam , tanjung pinang bintan, masih bersama2 dgn Singapura , berterima kasihlah wahai Singapura ke Indonesia karna masih beri izin ruang udaranya di pakai.

    Reply
  6. Indonesia selalu dibodahi oleh Singapura kita putuskan saja hubungan diplomatik biar Singapura ibangkrut dan jangan jual listrik dan sumber alam ke Singapura

    Reply
  7. paling enak ntn berita dgn narasumber yg spt ini. bukan debat kusir tp kita tercerdaskan. klo narasumber abal2 gw langsung skip

    Reply
  8. Bukan mslh blm siap… tp x62 hrs bs kelola sendiri apapun itu..
    Sekolah2 penerbangan x62 tutup sj klo gk bs kelola sendiri…

    Reply
  9. Sepenuh nya harus di NKRI kita sudah tak perlu Singapura. Lagi negara SE upil saja. Tetapi askar2 di sewa kan ke negara2 aseaan. Kalau tidak tunduk UUD NKRI. Tumpas jgn takut2.

    Reply
  10. Woi dpr bangga pakai bahasa dan istilah dari bahasa inggrisss…,kok yg pakai bahasa daerah ada busuk dpr yg marah dan mbacot2….

    Reply
  11. Pemerintah terlalu pede, padahal denagn ksesepakatan ini, mengeuntukan lebih banyak ke singapura. indonesia tersandera selam 25 tahun dan bisa diperpanjang.

    Reply
  12. pertahanan udara harus kuat indonesia.jangan sampai rakyat menjadi korban.karena musuh tidak terduga pasti menyerang diam".

    Reply
  13. Kalo komen plis yg bener2 substantif n bener2 paham teknis n insight nya soal flight information regulator yaaa…jangan pake argumen2 or jargon2 nasionalisme retoris belaka.

    Reply
  14. Salut Dengan Namanya Negara Se Upil Kerak Hidung [Singapore]
    Bisa Bersaing Dan Lihai Politik Dan Diplomasi Dengan Negara Gajah [Indonesia]
    Kehebatan Singapura Sebenarnya Sama Seperti Israel Dan Amerika, Salut Untuk Singapore

    Reply
  15. Indonesia itu harus mandiri, masa terbang di negara sendiri hrs minta ijin ke Singapore dan Apa salah nya skr jika Indonesia ingin mandiri dan sdh siap utk hal ini…Indonesia harus mandiri dan maju.

    Reply
  16. Hi hi hi…zona eksklusif…baru sekarang dibicarakan….musuh yg lebih berbahaya … didalam NKRI boss…meng obrak abrik dgn sangat leluasa…. ekonomi, budaya dan politik…ada apa …yaaa…hihihi ..ingat sejarah dech…sibuk dgn urusan luar negeri dlm negeri hancur…..ha ha ha😃

    Reply
  17. Masi kentang peraturannya.. kenapa ketinggian sekian kebawah harus singapur juga..!! napak kali Indonesia masi Ragu dan masi mau belajar dari singapura..!! kurang total… enggal PD INDONESIA kecewa..!!

    Reply

Leave a Comment